Halaman

welcome

Minggu, 19 Juni 2011

Uji Sifilis Bisa Kurangi Kematian Bayi Kamis, 16 Juni 2011 17:57 WIB | 619 Views

Sifilis adalah infeksi yang bisa disembuhkan dan disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum. Penyakit itu ditularkan secara seksual, dan juga ditularkan oleh ibu kepada janin selama kehamilan.
     
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan 12 juta kasus baru sifilis muncul setiap tahun. Di negara berkembang, antara 3 dan 15 persen perempuan usia subur mengidapnya.

Kebanyakan orang pengidap sifilis cenderung tidak sadar sehingga tanpa disadari menularkannya saat berhubungan seksual atau kepada janin. Akibat terburuk dari sifilis dalam kehamilan bisa dicegah bila infeksi dilacak dan diobati sebelum kira-kira 28 minggu.

Dalam studi metaanalisis, tim Hawkes meninjau bukti mengenai cara-cara meningkatkan angka tes sifilis dan pengobatan serta meningkatkan hasil kehamilan.
     
Tinjauan mereka sudah termasuk 10 penelitian dan lebih dari 41.000 perempuan, dan ini menunjukkan menawari perempuan dengan tes dan pengobatan ada hari yang sama bisa mengurangi kematian sebelum lahir - termasuk lahir mati dan keguguran- sampai 54 persen. Melihat pada lahir mati sendiri, kematian itu bisa dikurangi sebanyak 58 persen.     

"Apa yang ditunjukkan tinjauan ini adalah pemeriksaan benar-benar efektif untuk mengurangi angka kematian dan angka penyakit itu, tetapi sayangnya mayoritas perempuan hamil di dunia masih belum diperiksa untuk sifilis," kata Hawkes.

Mengomentari hasil penelitian itu, Peter Piot, Direktur London School of Hygiene and Tropical Medicine, mengatakan itu merupakan pengingat bahwa sifilis bukan penyakit masa lalu, tetapi penyebab utama kematian pada ratusan ribu bayi.

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar